Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Viral Tangisan Ibu di Asahan, Bobby Perintahkan RSBN Kawal Pengobatan Anak Penderita Tumor

MEDAN, – Tangisan seorang ibu asal Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, yang viral di media sosial berbuah respons cepat dari Gubernur Sumut Bobby Nasution. Bobby langsung memerintahkan Relawan Rumah Sehat Bobby Nasution (RSBN) untuk mengawal pengobatan anaknya, Rudi, yang menderita tumor parah.

Kisah ini mencuat setelah video yang diunggah Ketua Relawan RSBN, Henry, tersebar luas. Dalam video tersebut, sang ibu tampak memeluk Rudi sambil menangis dan memohon bantuan agar anaknya segera mendapatkan perawatan medis.

Baca Juga :  Gubernur Bobby Nasution Tegaskan UHC di Sumut Tetap Berlaku, Fasilitas Kesehatan Diminta Tidak Menolak Pasien

Rudi diketahui mengalami tumor yang telah membesar hingga mengganggu pergerakan tubuhnya dan menimbulkan rasa sakit hebat. Keterbatasan ekonomi membuat keluarga kesulitan mendapatkan pengobatan yang layak.

Menindaklanjuti viralnya video tersebut, Bobby Nasution memberikan instruksi langsung kepada RSBN untuk melakukan pendampingan penuh, mulai dari proses administrasi hingga tindakan medis di RSUP H Adam Malik Medan.

Baca Juga :  Aminullah Siagian Ultimatum Keras: Tangkap Saiful Mujani atau GPA Turun Jemput Paksa!

“Sesuai arahan Pak Bobby Nasution, kami langsung turun melakukan pendampingan agar pasien segera ditangani tim medis,” kata Henry.

Sekretaris RSBN, Teguh, menegaskan pendampingan ini merupakan bentuk komitmen membantu masyarakat kurang mampu. “Kami ingin memastikan masyarakat kecil tidak berjuang sendirian,” ujarnya.

Langkah cepat tersebut disambut haru oleh keluarga Rudi. Sang ibu menyampaikan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan, serta berharap anaknya segera mendapatkan perawatan maksimal.

Baca Juga :  BATU MARMAR: Dipercaya Tiga Periode Pimpin PDIP Medan, Hasyim SE Sangat Layak Jadi Wali Kota Medan Ke Depan

Respons cepat pemerintah provinsi ini dinilai sebagai wujud kehadiran negara dalam membantu warganya yang tengah menghadapi kondisi darurat kesehatan.(rel/ams)

Share: